Langsung ke konten utama

Rahasia Investasi Warren Buffett: Racikan Sempurna Gaya Graham dan Fisher


 Tahu gak sih?

Warren Buffet pernah bilang bahwa gaya investasinya itu 85% Benjamin Graham dan 15% Philip Fisher.

Benjamin Graham lewat bukunya kayak Intelligent Investor, menjadi inspirator terbesar bagi Buffet. Warren Buffet sendiri mengakui bahwa Graham adalah mentor terpentingnya.

Dimulai dari Warren Buffet yang membaca buku tulisan Graham, lalu menjadi murid Graham di Columbia Business School, hingga menjadi analis sekuritas di Graham-Newman.

Prinsip Investasi yang paling terkenal dari Benjamin Graham, adalah Margin of Safety.
Secara sederhana Margin of Safety adalah selisih aman antara harga saham perusahaan dan nilai intristiknya.

Prinsip Margin of Safety yang dianut Graham hampir sepenuhnya berkiblat pada apa yang terlihat (Tersurat) seperti laporan keuangan perusahaan.

Graham hanya akan membeli saham perusahaan yang memenuhi syarat tertentu, harga saham suatu perusahaan minimal 30% lebih rendah dari nilai intristiknya.

Tetapi, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya prinsip investasi Warren Buffet tidak sepenuhnya hanya dari Graham (85%) tetapi terdapat sisa 15% lagi yaitu dari Philip Fisher.

Berbeda dari Graham yang hanya menganalisa informasi tersurat lewat laporan keuangan perusahaan, Philip Fisher menganalisa suatu perusahaan hingga ke bagian yang tersirat.

Lewat bukunya yang berpengaruh yaitu Common Stocks and Uncommon Profits, Philip Fisher mempopulerkan metode Scuttlebutt.
Dalam metode ini, Phil Fisher meriset suatu perusahaan hingga akar rumputnya, ia bertanya kepada karyawan, konsumen, hingga kompetitor perusahaan. 

Sederhananya, Philip Fisher tidak hanya menghitung nilai intristik suatu perusahaan tetapi juga potensi pertumbuhan nilai intristik suatu perusahaan.

Rahasia dibalik kesuksesan investasi Warren Buffet terdapat pada perpaduan gaya investasi kedua tokoh yang telah kita bahas. Buffet memang telah meninggalkan aturan kaku dari Graham tetapi bukan berarti ia telah membuang ajaran Graham.

Prinsip Investasi Warren Buffet, revisi dari apa yang dikemukanan Graham.


Prinsip Investasi Warren Buffet yang ia pakai sekarang adalah ajaran Graham yang telah ia revisi, apapun yang terjadi Buffet tetap memahami bahwa harga saham di pasar tidak menjelaskan segala hal.

Di pasar modal, harga saham perusahaan sangat dipengaruhi oleh emosi ( Pasar pesimis atau optimis) itulah mengapa kita harus menganalisa perusahaan lebih dalam lagi. 

Suatu saham bisa turun begitu parah, semua orang panik (Pasar pesimis) dan menjualnya tetapi investor hebat seperti Warren Buffet tidaklah mengikuti emosi. Dalam kasus seperti itu analisis mendalam adalah kunci, di mulai dari menghitung nilai intristiknya hingga menganalisa fundamental bisnis perusahaan tersebut.

Pelajaran dari Phil Fisher


Lewat prinsip yang dikemukakan Phil Fisher, sekalipun saham suatu perusahaan memiliki nilai intristik yang lebih rendah dari harga sahamnya, Warren tidak langsung menolak untuk membelinya. Nilai intristiknya bisa saja lebih rendah tetapi kita juga harus memperhitungkan potensi pertumbuhan nilai intristik suatu perusahaan.

Anggap saja suatu perusahaan memiliki nilai intristik 30% lebih rendah dari harga sahamnya, tetapi berdasarkan laporan keuangannya perusahaan tersebut memiliki pertumbuhan laba bersih 50% pada suatu kuartal jika dibanding dengan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Gerai dari perusahaan tersebut juga memiliki frekuensi pengunjung yang stabil, produknya berkualitas, dan hal-hal pendukung lainnya.

Begitulah prinsip investasi yang dipakai Warren Buffet, perpaduan analisis kuantitatif Graham serta inti prinsipnya serta analisis kualitatif Philip Fisher.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG anjlok, apa artinya?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sempat anjlok hingga level psikologis 6.094,94 pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 kemarin. ​Bahkan pada perdagangan intraday hari Jumat, IHSG menyentuh level terendah pasca-ATH (All Time High) yaitu 5.966,86. Padahal pada 20 Januari kemarin, IHSG mencatatkan rekor dengan mencapai level tertingginya yaitu 9.134,70 di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Pak Purbaya. ​Respon Menteri Keuangan - Purbaya Yudhi Sadewa ​Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan memberi respon optimis atas anjloknya IHSG, di Base Ops Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, “Jadi teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut, serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham.” (18/05/2026) ​Berkaca pada pernyataan Pak Purbaya, kita sebaiknya tenang dalam menyikapi hal ini. Kenyataannya penurunan tajam yang dialami IHSG justru adalah peluang untuk beli s...

Bisa dapat dividen, Saham SOHO menjadwalkan Cum Date dalam waktu dekat

​PT Soho Global Health Tbk Jelang Cum Date ​PT Soho Global Health Tbk telah mengumumkan Cum Date yang dijadwalkan pada 29 Mei. Jika Anda membeli saham berkode SOHO pada Cum Date (29 Mei 2026) mendatang, Anda akan mendapatkan hak dividen jika Anda menahannya hingga pasar ditutup pada hari itu. ​PT Soho Global Health Tbk bisa dibilang memiliki fondasi yang kuat. Perusahaan ini telah berdiri sejak 1956, mereka telah terbiasa mengalami krisis dan masih dapat bertahan hingga detik ini. ​PT SOHO Global Health memiliki laba yang cukup stabil, yaitu senilai 600,3 miliar untuk satu tahun buku penuh 2025. Mungkin Anda pernah mendengar nama Imboost atau bahkan mengonsumsinya, sebenarnya merek tersebut ada di bawah perusahaan ini. ​Profil Perusahaan ​Laporan keuangan perusahaan Q1 (kuartal pertama) telah lama keluar, performanya dapat dibilang memuaskan. Dibanding Q1 tahun lalu, PT Soho Global Health Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 42,48%. Telah diumumkan juga bahwa dividen adalah ...

Jaman sekarang kita semua bisa investasi saham!

Apa Itu Saham? Panduan Sederhana untuk Pemula ​Mungkin Anda sering mendengar istilah "saham", tapi apa sih sebenarnya artinya? Secara sederhana, saham adalah bukti kepemilikan sah atas sebuah perusahaan. ​Dulu, investasi saham identik dengan proses administrasi yang rumit. Namun sekarang, semuanya jauh lebih praktis. Melalui aplikasi seperti Ajaib atau Stockbit, Anda bisa membuka rekening dana nasabah dan mulai berinvestasi dalam waktu kurang dari satu jam. ​Dua Sumber Keuntungan Investasi Saham ​Sebelum terjun ke pasar modal, Anda perlu memahami bahwa ada dua cara utama untuk mendulang profit: Capital Gain Ini adalah keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. ​Contoh: Anda membeli saham PT X di harga Rp1.000 per lembar, lalu menjualnya saat harganya naik menjadi Rp1.500. Selisih Rp500 itulah yang disebut Capital Gain. ​ Dividen Berbeda dengan capital gain yang baru terasa saat saham dijual, dividen lebih bersifat sebagai pendapatan pasif. Dividen adalah bagian dari l...