Langsung ke konten utama

Bisa dapat dividen, Saham SOHO menjadwalkan Cum Date dalam waktu dekat

​PT Soho Global Health Tbk Jelang Cum Date




​PT Soho Global Health Tbk telah mengumumkan Cum Date yang dijadwalkan pada 29 Mei. Jika Anda membeli saham berkode SOHO pada Cum Date (29 Mei 2026) mendatang, Anda akan mendapatkan hak dividen jika Anda menahannya hingga pasar ditutup pada hari itu.

​PT Soho Global Health Tbk bisa dibilang memiliki fondasi yang kuat. Perusahaan ini telah berdiri sejak 1956, mereka telah terbiasa mengalami krisis dan masih dapat bertahan hingga detik ini.

​PT SOHO Global Health memiliki laba yang cukup stabil, yaitu senilai 600,3 miliar untuk satu tahun buku penuh 2025. Mungkin Anda pernah mendengar nama Imboost atau bahkan mengonsumsinya, sebenarnya merek tersebut ada di bawah perusahaan ini.

​Profil Perusahaan


​Laporan keuangan perusahaan Q1 (kuartal pertama) telah lama keluar, performanya dapat dibilang memuaskan. Dibanding Q1 tahun lalu, PT Soho Global Health Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 42,48%. Telah diumumkan juga bahwa dividen adalah 39,5 rupiah/saham.

​Pandemi Covid-19 bagaikan durian jatuh, yang bagi perusahaan farmasi seperti Soho adalah keberkahan. Namun, laba bersih pada Q1 2026 tercatat sebesar Rp189,95 miliar, sedangkan laba bersih Q1 2021 lebih kecil yaitu sebesar Rp130,95 miliar, padahal kuartal pertama 2021 adalah puncak pandemi Covid-19. Hal ini memberi tahu kita bahwa PT SOHO Global Health Tbk bukan berjaya hanya pada saat pandemi.




​Produk dari perusahaan ini juga sangatlah beragam, mulai dari Imboost (suplemen ekstrak Echinacea), Curcuma Plus (ekstrak temulawak, penambah nafsu makan anak), hingga Fitkom (permen anak). Produk mereka memiliki keunggulan yang kuat, mereka berfokus pada obat herbal premium bukan obat kimia murah.

​Langkah yang Tepat


​Jika Anda memiliki minat pada saham perusahaan ini, Anda dapat menganalisis lebih lanjut tentang laporan keuangan perusahaan, riset langsung di e-commerce, dan mencari tahu dari berbagai sumber lain.

​Perusahaan ini adalah perusahaan yang cukup mapan, tetapi masih punya ruang pertumbuhan yang baik. Di masa depan, mungkin saja dividen yang dibagikan akan lebih besar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG anjlok, apa artinya?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sempat anjlok hingga level psikologis 6.094,94 pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 kemarin. ​Bahkan pada perdagangan intraday hari Jumat, IHSG menyentuh level terendah pasca-ATH (All Time High) yaitu 5.966,86. Padahal pada 20 Januari kemarin, IHSG mencatatkan rekor dengan mencapai level tertingginya yaitu 9.134,70 di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Pak Purbaya. ​Respon Menteri Keuangan - Purbaya Yudhi Sadewa ​Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan memberi respon optimis atas anjloknya IHSG, di Base Ops Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, “Jadi teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut, serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham.” (18/05/2026) ​Berkaca pada pernyataan Pak Purbaya, kita sebaiknya tenang dalam menyikapi hal ini. Kenyataannya penurunan tajam yang dialami IHSG justru adalah peluang untuk beli s...

Jaman sekarang kita semua bisa investasi saham!

Apa Itu Saham? Panduan Sederhana untuk Pemula ​Mungkin Anda sering mendengar istilah "saham", tapi apa sih sebenarnya artinya? Secara sederhana, saham adalah bukti kepemilikan sah atas sebuah perusahaan. ​Dulu, investasi saham identik dengan proses administrasi yang rumit. Namun sekarang, semuanya jauh lebih praktis. Melalui aplikasi seperti Ajaib atau Stockbit, Anda bisa membuka rekening dana nasabah dan mulai berinvestasi dalam waktu kurang dari satu jam. ​Dua Sumber Keuntungan Investasi Saham ​Sebelum terjun ke pasar modal, Anda perlu memahami bahwa ada dua cara utama untuk mendulang profit: Capital Gain Ini adalah keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. ​Contoh: Anda membeli saham PT X di harga Rp1.000 per lembar, lalu menjualnya saat harganya naik menjadi Rp1.500. Selisih Rp500 itulah yang disebut Capital Gain. ​ Dividen Berbeda dengan capital gain yang baru terasa saat saham dijual, dividen lebih bersifat sebagai pendapatan pasif. Dividen adalah bagian dari l...